Kecerdasan
seseorang seringkali dihubungkan dengan
prestasi akademis sehingga orientasi akademis tertentu seseorang
merupakan gambaran nyata sebuah kecerdasannya. Anak tunarungu mempunyai
karakteristik dan sifat berbeda dari anak lain.
Karakteristik
anak tunarungu dalam mata kuliah Pengantar Pendidikan Luar Biasa PGSD Universtas Terbuka menyebutkan bahwa
ada 3
karakteristik antara lain:
1. Karakteristik
anak tunarungu dalam aspek akademik.
Keterbatasan
dalam kemampuan berbicara dan berbahasa mengakibatkan anak tunarungu cenderung
memiliki prestasi yaang rendah dalalm mata pelajaran yang bersifat verbal dan
cenderung sama dalam mata pelajaran yang bersifat non verbal dengan anak normal
seusianya.
2. Karakteristik
tunarungu dari segi fisik/kesehatan.
3. Adalah sebagai berikut: Jalannya kaku dan agak
membungkuk (jika organ keseimbangan yang
ada pada telinga bagian dalam terganggu), gerak matanya lebih cepat, gerakan
tangannya cepat dan lincah, dan pernafasannya pendek, sedangkan dalam aspek
kesehatan, pada umumnya sama dengan orang yang normal lainnya.
4. Karateristik
anak tunarungu dalam aspek sosial-emosial adalah sebagai berikut:
a. Pergaulan
terbatas dengan sesama tunarungu, sebagai akibat dari keterbatasan dalam
kemampuan berkomunikasi.
b. Sifat
ego-sentris yang melebihi anak normal, yang ditunjukkan dengan sukarnya mereka
menempatkan diri pada situasi berpikir dan perasaan orang lain, sukarnya
menyesuaikan diri, serta tindakannya lebih terpusat pada aku/ego, sehingga
kalau ada keinginan harus selalu dipenuhi.
c. Perasaan
takut/khawatir terhadap lingkungan sekitar, yang menyebabkan ia tergantung pada
orang lain serta kurang percaya diri.
d. Perhatian
anak tunarungu anak tunarungu sukar dialihkan, apabila ia sudah menyenangi
suatu benda atau pekerjaaan tertentu.
e. Memiliki
sifat polos, serta perasaannya umumnya dalam
keadaan ekstrim tanpa banyak nuansa.
f. Cepat
marah dan mudah tersinggung, sebagai
akibat seringnya mengalami kekecewaan karena sulitnya menyampaikan
perasaan/keinginannya secara lisan ataupun dalam memahami pembicaraan orang
lain
Sumber
: Suhardiyana.2010.Peningkatan kemampuan
kognitif anak melalui permainan kartu angka dan gambar siswa kelas persiapan
Tunarungu-wicara SLBN Kendal Tahun 2009/2010. UNS: Skripsi FKIP Ilmu
Pendidikan Luar Biasa

0 komentar:
Posting Komentar