Menurut pendapat
dari
Pemanarian Somad dan Tati Herawati (1996:33) penyebab adanya ketunarunguan
wicara dapat di kelompokkan sebagai berikut:
1.
Faktor dari dalam diri anak
a.
Faktor penyebabnya dapat dikarenakan adanya
kelainan genetik salah satu orang tuanya atau keluarga yang mengalami
ketunarunguan.
b.
Kerusakan plasenta yang mempengaruhi perkembangan janin karena keracunan darah saat
ibu mengandung.
c.
Penyakit rubella yang menyerang ibu pada masa
kandungan tiga bulan pertama.
2.
Faktor dari luar anak
a.
Faktor kecelakaan yang mengakibatkan kerusakan
alat pendengaran telinga bagian dalam, tengah, maupun luar.
b.
Meningitis atau radang pada selaput otak.
c.
Otitis media adalah radang telinga bagian tengah
sehingga menimbulkan nanah dan jika parah penyakit ini dapat mengakibatkan
kehilangan pendengaran dalam derajat
ringan atau sedang.
d.
Terjadinya infeksi pada saat dilahirkan atau saat
kelahiran.
Menurut pendapat dari Whet Nall (1971) yang di terjemahkan Soewito yang
dikutip Sardjono (1999:70) dapat dibagi menurut waktu berikut:
1.
Prenatal (Congenital)
a.
Hereditair, karena faktor genetika
b.
Non Herediter
v
Inveksi virus rubella.
v
Definisi Nutrisi (malaborasi, beri-beri,
diabetes militus atau kencing manis).
v
Obat-obatan ototoksis yang dapat merusak pendengaran.
v
Gangguan kelenjar endokrin (cretinisme yang
biasa di sebut cebol).
2.
Perinatal (saat kelahiran)
a.
Kelainan faktor rh (dalam darah) ibu dan anak.
b.
Trauma kelahiran.
c.
Prematur.
d.
Anoksemia.
e.
Post natal (pasca lahir)
f.
Infeksi, misal parotitis, teler, radang selaput
otak.
g.
Trauma fisik.
h.
Proses ketuaan.
Menurut pendapat dari Moores (1978) dalam Mohammad Efendi (2006:32)
adalah sebagai berikut:
1.
Ketunarunguan sebelum lahir (prenatal).
a.
Hereditas atau keturunan.
b.
Cacar jerman atau rubella.
c.
Taxoemia.
2.
Ketunarunguan saat lahir (neo natal)
a.
Lahir prematur.
b.
Rhesus faktor.
c.
Tang verlossing.
3.
Ketunarunguan setelah lahir (post natal).
a.
Pentakit meningitis.
b.
Infeksi.
c.
Otitis media kronis.
Dari beberapa pendapat di atas dapat di simpulkan bahwa penyebab ketunarunguan
antara penyebab sebelum lahir salah satunya faktor keturunan. Saat dilahirkan
misalnya lahir prematur. Dan setelah lahir misalnya trauma fisik. Selain itu
ada faktor dari dalam anak dan faktor dari luar anak misal kecelakaan dapat
menjadi faktor penyebab ketunarunguan.
Sumber : Suhardiyana.2010.Peningkatan
kemampuan kognitif anak melalui permainan kartu angka dan gambar siswa kelas
persiapan Tunarungu-wicara SLBN Kendal Tahun 2009/2010. UNS: Skripsi FKIP
Ilmu Pendidikan Luar Biasa

0 komentar:
Posting Komentar